4 Tips Eyang BJ Habibie Dalam Mencetak Generasi-Generasi Unggul



Almarhum Eyang BJ Habibie adalah seorang jenius kebanggaan Indonesia. Kalian tentu pernah mendengar cerita ketika orang tua menasehati anaknya, hampir semua orang tua saat menasehati anaknya anaknya untuk meniru BJ Habibie ketika besar, karena BJ Habibie dikenal memiliki kepintaran yang sangat tinggi dan kebesaran sikap yang sangat baik sehingga orang-orang tua menjadikan dia sebagai barometer cita-cita bagi anaknya.

Seperti yang kita tahu, beliau ini adalah Presiden RI ketiga setelah menggantikan Presiden Soeharto di era orde baru dulu. Meskipun hanya menjabat selama dua tahun sebagai presiden, sumbangsih beliau sangat banyak bagi negara kita. Karena sebelumnya Eyang Habibie sempat menjabat sebagai Menristek di zaman pemerintahan Presiden Soeharto.

Beliau juga lah pelopor berkembangnya kemajuan teknologi Indonesia. Siapa yang tidak kenal pesawat Gatot Kaca hingga pesawat F 80 besutan beliau. Dengan IQ 200 atau setara dengan kecerdasan di atas rata-rata, beliau mempopulerkan istilah IMTAQ dan IPTEK.

Ada perkataan Eyang Habibie yang sangat membekas di hati gue. Saat itu gue sedang menonton berita di salah satu stasiun TV. Di dalam berita tersebut dijelaskan oleh beliau bagaimana cara mencetak sumber generasi unggul. Nah, gue coba jabarkan tips dari pengalaman spriritual Mr. Crack selama 83 tahun berikut berdasarkan pemahaman dan kapasitas ilmu yang gue dapatkan ke elo pada bro.


Pasti kalian semua pun penasaran apa sih yang membuat Eyang Habibie ini begitu hebatnya.  Beruntung, beliau pernah mengutarakannya bagaimana cara menghasilkan generasi unggul dengan trik BJ Habibie. Simak ulasannya di bawah ini :

1. Menanamkan pendidikan karakter pada anak sejak dini

Tanamkan pendidikan karakter pada anak sejak dini
Menurut penuturan nta, Eyang Habibie sudah ditanamkan kebiasaan yang baik sejak kecil seperti biasakan untuk sholat lima waktu dan mendalami suci Al-qur'an. Orang tua yang mengajak dan mengajarkan hal yang baik dengan langsung mempraktekkannya  maka akan ditiru oleh anaknya, hal ini akan menjadi kebiasaan yang tertanam dan dilakukan sejak kecil hingga besar.
Sebelum seorang anak mendapatkan pendidikan pada jalur formal seperti sekolah, maka anak akan memiliki pendidikan dasar terlebih dahulu melalui orang tua. Ibu ibaratnya adalah seorang madrasah  atau sekolah yang akan membantu pembentukan karakter seorang anak, sementara Ayah juga memiliki menanamkan sikap kepemimpinan dan ketegasan sebagai seorang pemimpin.
Jika orang tua membiasakan untuk belajar sejak kecil, suka membaca dan mempelajari berbagai macam pelajaran maka anak pun akan terdorong untuk menyukai apa yang orang tua lakukan, inilah yang kemudian menjadi bekal sikap dan kebiasaan Eyang Habibie di masa depannya.

2. Produktivitas dalam bekerja dan efisien dalam proses

Fokus lah tekuni 1 bidang dahulu

Pola kerja yang produktif dan efisien akan menghasilkan sebuah daya saing yang tinggi untuk perekonomian bangsa. Produktif berarti menghasilkan sesuatu. Namun produktif belum tentu efisien. Sementara efisien adalah suatu proses menghasilkan sesuatu dengan nilai dan biaya yang seminimal mungkin.
Melakukan produktivitas pekerjaan yang teratur  juga salah satu bentuk dari efisien bro, karena dengan melakukan pekerjaan yang teratur,  terjadwal dan dibagi dalam bagian-bagian kecil tanpa menunda akan membuat efisiensi pekerjaan yang lo lakuin menjadi lebih baik.

3. Memiliki Sikap mental yang terampil

Tanamkan sikap jangan meyerah dalam diri bro

Terampil di sini yaitu mampu melakukan suatu pekerjaan dengan cara objektif dan rasional. Sehingga ketika lo diberikan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, maka lo bisa menyelesaikan pekerjaan dengan memiliki hasil yang memuaskan.  Rasional berarti memiliki kemampuan untuk menimbang baik dan buruk dari hasil suatu produk dan mampu untuk mengambil sikap bijaksana dalam waktu yang menentukan.
Sementara objektif disini adalah mampu untuk mengambil keputusan tanpa didasari oleh kepentingan pribadi ataupun golongan, mendengarkan masukan dari orang lain juga sangat penting dan tidak kaku untuk berpegang pada keputusan sendiri.

4. Tempuhlah pendidikan sesuai bakat dan setinggi mungkin!

Tuntut ilmu setinggi mungkin dan sesuaikan dengan bakat loe bro

Saat ini tidak lagi ada alasan seseorang untuk melanjutkan pendidikan karena masalah biaya dan kemampuan. Karena jika lo memiliki kemampuan, maka lo akan memiliki fasilitas untuk melanjutkan pendidikan ke taraf yang sangat tinggi dengan gratis. Karena di zaman sekarang ada banyak sekali beasiswa yang mendukung minat lo. Semua orang memiliki kesempatan yang sama melanjutkan pendidikan ke taraf yang sangat tinggi.

Agar jalur pendidikan berjalan dengan benar, maka menurut  Eyang Habibie pendidikan yang diambil harus sesuai dengan bakat yang dimiliki sehingga kemampuan pun akan tersalurkan dengan maksimal.
Dari generasi unggul yang memiliki bakat dan pendidikan tinggi maka akan tercipta lowongan kerja yang banyak, sehingga akan meminimalisir terjadinya kriminalitas dan kesenjangan ekonomi sehingga akan membuat bangsa menjadi lebih sejahtera.

Inilah Kenapa yang membuat BJ Habibie berbeda dengan tokoh besar lainnya, karena jika tokoh besar lainnya memiliki sikap kebesaran pada pendidikan dan kepemimpinan.  Maka Eyang Habibie juga dikenal sebagai tokoh yang memiliki sikap teladan yang sangat baik dan agama yang sangat religius hal inilah yang kemudian membuat beliau disukai semua pihak.

Itulah berbagai macam cara mencetak generasi unggul ala EyangHabibie yang bisa kita ambil. Jadi selain pengembangan otak dan pikiran, beliau menekankan untuk keseimbangan Iman dan taqwa (IMTAQ) dan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK). Karena IMTAQ akan berfungsi sebagai rem dan kemudi bagi seseorang untuk tetap berjalan pada laju jalan yang benar.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel